Tim Debat Akuntansi Institut Andi Sapada Sabet Juara Nasional
--
DISWAY, SULSEL - Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada melalui Tim Debat yang tergabung dalam UKM Intelektual dan Debat Andi Sapada (IDeAS). Dalam ajang bergengsi Accounting Smart Challenge (ASC) 2026 yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia, tim ini berhasil meraih Juara 1 setelah melalui rangkaian kompetisi yang ketat dan kompetitif.
Kompetisi ini mengangkat tema “Mengembangkan Jiwa Akuntansi Muda yang Berintegritas di Era Transformasi Digital”, yang menekankan pentingnya integritas, kemampuan analitis, serta kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi di bidang akuntansi.
Tim debat Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada terdiri dari Julianti Kai (Prodi S1 Akuntansi), Kezia Carolina Setiawan (Prodi S1 Manajemen), dan Karina Diva Maharani (Prodi S1 Ilmu Hukum) yang tampil dengan performa terbaik sepanjang kompetisi.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari bimbingan dosen pendamping yaitu Wiwin, Muh. Akbar Fhad Syahril, dan Hamida Hasan, serta dukungan dalam penyusunan esai oleh Mulyana Machmud dan Riza Amalia Rifani. Kompetisi ASC 2026 sendiri merupakan ajang yang mengombinasikan penulisan esai dan debat ilmiah, di mana esai menjadi dasar dalam membangun argumentasi yang kemudian diuji secara langsung dalam babak final debat.
Pada babak final yang dilaksanakan secara offline di kampus Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia pada 12 April 2026, Tim Debat Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada berhadapan dengan tim dari UIN Alauddin Makassar.
Adapun mosi yang diperdebatkan adalah “Penggunaan AI dalam Profesi Akuntansi Lebih Banyak Mengancam Integritas Dibandingkan Meningkatkan Efisiensi.” Dengan kemampuan analisis yang tajam, argumentasi yang kuat, serta kerja sama tim yang solid, tim Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada mampu meyakinkan dewan juri dan keluar sebagai juara pertama. Sementara itu, Juara 2 diraih oleh UIN Alauddin Makassar, Juara 3 oleh IAIN Parepare, dan Juara Harapan 1 oleh Universitas Kristen Indonesia Paulus.
Salah satu anggota tim yakni Julianti Kai, menyampaikan kesan dan pesannya atas pencapaian tersebut. Ia mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas kerja keras tim yang akhirnya membuahkan hasil maksimal.
“Kami sangat bersyukur bisa meraih juara pertama dalam kompetisi ini. Proses yang kami lalui tidak mudah, mulai dari penyusunan esai hingga persiapan debat yang cukup intens. Namun, melalui kerja sama tim yang solid, dukungan dosen pembimbing, serta semangat untuk terus belajar, kami mampu memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak kampus Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada yang telah memberikan dukungan penuh, baik secara moral maupun fasilitas, sehingga tim dapat mempersiapkan diri dengan optimal.
Selain itu, ia juga mengapresiasi peran dosen pendamping, tim penyusun esai, serta seluruh pihak yang telah membantu dan memberikan doa serta dukungan selama proses kompetisi berlangsung.
“Jangan takut untuk berkompetisi, karena dari setiap proses kita akan belajar banyak hal, baik dari kemenangan maupun tantangan yang dihadapi,” tambahnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada mampu bersaing secara nasional dan memiliki kapasitas intelektual yang unggul di bidang akademik, khususnya dalam merespons isu-isu kontemporer di bidang akuntansi.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menjunjung tinggi integritas, serta aktif berpartisipasi dalam berbagai kompetisi akademik sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menghadapi tantangan era transformasi digital. (*)
Sumber:

