Jadi Bekingan Ponpes Al Zaytun, Ini Kata Mantan Kepala BIN Hendropriyono

<strong>diswaysulsel.com, JAKARTA </strong>- Diisukan dirinya menjadi beking Pondok Pesantren Al Zaytun, Mantan Kepala Badan Intelijen Negara angkat suara. Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Hendropriyono mengatakan dirinya membantah terkait bekingan Al Zaytun. Diungkapkannya, dirinya hanya menjadi pejabat ketika tahun 2001-2004. "Dulu kan saya pejabat. Nah itukan diresmikan presiden Republik Indonesia. Ya itu aja selama 2001-2004," katanya kepada awak media, Senin (24/7/2023). Nama Hendropriyono diduga ikut terseret dalam kasus Pondok Pesantren Al-Zaytun usai video lawasnya beredar luas di media sosial. Diantaranya video viral itu beredar di media sosial Tiktok yang diunggah oleh akun @rajo_tanjung pada 19 Mai lalu. Sedangkan Mahfud MD dalam cuitannya mengungkapkan bahwa Al Zaytun masih dapat tarik uang meskipun rekening di blokir. Rekening Al Zaytun dan Panji Gumilang sendiri di blokir atas dugaan adanya tindakan pidana pencucian uang dalam kasus Panji Gumilang. "Rekening tersebut atas beberapa nama, mulai dari Abu Toto Panji Gumilang, Abu Salam Panji Gumilang, nama itu ada enam. Ada Abu Toto, ada Panji Gumilang, ada Abu Salam, pokoknya enam lah," sebutnya. Pihak Panji Gumilag juga membenarkan bahwa sejumlah rekening telah di blokir dalam tausiah selesai salat Jumat 21 Juli lalu di Ponpes Al Zaytun. Meskipun diblokir namun Panji meminta para anggota Al Zaytun serta pengajar tidak udah mengkhawatirka hal itu. "Rekening kita diblokir, itu uangnya kan untuk membayar honor pengajar dan keperluan lainnya, tapi kalian jangan khawatir, Syekh akan menyelesaikannya," terangnya.
Sumber: