DISWAY, SULSEL - Ketua Komisi B DPRD Makassar , Ismail, menyoroti banyaknya kios kosong di Pasar Sentral Makassar yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Dari total 900 kios yang tersedia, hanya sekitar 200 kios yang terisi, sementara 700 kios lainnya dibiarkan kosong. “900 kios, tapi yang terisi baru 200. Artinya masih ada 700 kios kosong, ini jumlah yang sangat besar,” kata Ismail, belum lama ini. Ia menilai kondisi ini bertolak belakang dengan tujuan awal pembangunan Pasar Sentral, yang seharusnya menjadi pusat perdagangan yang lebih tertata dan nyaman bagi pedagang serta pembeli. Namun, kenyataannya justru banyak pedagang memilih berjualan di luar pasar daripada di dalamnya. “Pasar ini dibangun supaya lebih baik dari sebelumnya, lebih rapi, lebih nyaman. Tapi yang terjadi malah sebaliknya, justru lebih banyak yang jualan di luar. Ini masalah yang harus segera diselesaikan,” lanjutnya. Menurut Ismail, salah satu faktor yang membuat kios di dalam pasar sepi adalah lingkungan yang kurang nyaman bagi pembeli. Suasana yang panas dan terkesan kurang bersih membuat masyarakat enggan berbelanja di dalam pasar. “Orang-orang sekarang lebih memilih pasar lain daripada Pasar Sentral. Padahal, dulu kita berharap pasar ini bisa menjadi pilihan utama karena harga lebih terjangkau,” tambahnya. DPRD Makassar pun meminta pihak pengelola pasar, termasuk kepala pasar dan PD Pasar Makassar Raya, untuk lebih aktif mencari solusi agar kios yang ada dapat dimanfaatkan dengan baik. “Kepala pasar jangan diam saja. Harus ada upaya, baik dengan mendekati pedagang maupun berkoordinasi dengan pihak terkait agar kios-kios ini bisa terisi,” tegasnya. Ismail menegaskan bahwa kondisi ini bukan hanya soal kios kosong, tetapi juga merupakan pemborosan karena fasilitas yang ada tidak dimanfaatkan secara maksimal. “Kalau dibiarkan begini terus, ini mubazir. Bangunan sudah ada, tapi tidak dimanfaatkan. Harus ada kebijakan yang lebih tegas agar pasar ini kembali hidup,” tutupnya. DPRD Makassar akan terus mendorong langkah-langkah strategis agar Pasar Sentral dapat kembali berfungsi sebagaimana mestinya dan benar-benar menjadi pusat ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat. (*)Ketua Komisi B DPRD Makassar Ismail Sebut Pasar Sentral Belum Dimanfaatkan Secara Optimal
Selasa 01-04-2025,10:50 WIB
Reporter : Muh. Seilessy
Editor : Muh. Seilessy
Kategori :
Terkait
Kamis 30-07-2026,17:43 WIB
DPRD Makassar Nilai Wajib Pilah Sampah Belum Siap, Minta Dimulai dari ASN hingga RT/RW
Rabu 29-07-2026,15:51 WIB
DPRD Makassar Soroti Penyertaan Modal Rp4 Miliar di PT KIMA Tak Hasilkan Dividen, GMTD Minim
Senin 27-07-2026,13:37 WIB
BAST Gedung Sayap Rampung, Sekda Makassar Tekankan Percepatan Administrasi Pembangunan Gedung Utama DPRD
Minggu 26-07-2026,12:55 WIB
DPRD Makassar Duga Perubahan Site Plan GMTD Hilangkan Fasum dan Fasos, Minta Usut Tuntas
Terpopuler
Jumat 31-07-2026,06:54 WIB
15 Kapolres Jajaran Polda Sulsel Sertijab, Kombes Yusuf Usman Pimpin Polresta Gowa
Jumat 31-07-2026,11:04 WIB
Pemprov Sulsel Bangun RS Regional di Malino, Telan Anggaran Rp161 Miliar
Jumat 31-07-2026,17:38 WIB
Kebakaran Tallo Akibatkan 235 Warga Kehilangan Tempat Tinggal, Pemkot Lakukan Penanganan Darurat
Jumat 31-07-2026,11:12 WIB
Warga Pasar Terong Minta Cicu Kawal Pembangunan Pagar Pengaman Kanal Pannampu
Jumat 31-07-2026,10:53 WIB
Takalar Hadirkan Aplikasi Perpustakaan Digital KIBACA, Warga Bisa Akses Ribuan Buku 24 Jam
Terkini
Jumat 31-07-2026,21:14 WIB
Praktisi Hukum Bantah Narasi Kriminalisasi Taufik Hidayat: Jangan Berlindung di Balik Dalih Kepentingan Umum
Jumat 31-07-2026,18:30 WIB
DLH Makassar Pastikan TPA Tamangapa Hanya Terima Sampah Residu Mulai Besok
Jumat 31-07-2026,17:38 WIB
Kebakaran Tallo Akibatkan 235 Warga Kehilangan Tempat Tinggal, Pemkot Lakukan Penanganan Darurat
Jumat 31-07-2026,15:25 WIB
Pemkot Makassar dan KPK Evaluasi Proyek Strategis 2026
Jumat 31-07-2026,12:24 WIB