HARIAN DISWAY, PARANGLOE---Hujan baru saja reda Jumat (6/2/2026) sore. Jarum jam menunjukkan Pukul 17.00 Wita. Bacce Daeng Sewang terlihat berjalan gontai menuju rumahnya usai seharian bekerja.
Warga lingkungan Parang, kelurahan Lanna, kecamatan Parangloe, Gowa itu merupakan salah-satu potret warga miskin. Kehidupannya jauh dari kata layak.
Rumah yang dia tinggali pun tak lebih seperti gubuk kecil. Dibalut dinding seng serta atap kayu yang sudah tampak bocor-bocor dan reot.
Rumah Daeng Sewang hanya beralas tanah dengan perabot secuil, tanpa MCK atau WC. Di rumah ini, Daeng Sewang bersama anaknya, Akbar berkelindang lara melakoni hidup yang nestapa.
Kendati namanya terdaftar sebagai penerima bantuan sosial atau bansos, Daeng Sewang tetap membutuhkan bantuan perbaikan rumah dari pemerintah.
"Upah saya sebagai buruh harian lepas tak cukup untuk memperbaiki rumah. Cukup makan sehari saja, saya sangat bersyukur," tutur Daeng Sewang.
Di satu sisi, pemerintah tak abai melihat kondisi Daeng Sewang. Pemkab Gowa melalui Tim Layanan Cepat Atasi Kemiskinan atau Lacak menunjukkan kepekaan. Tim bentukan Pemkab Gowa untuk percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem ini langsung turun melakukan assessment ke rumah Daeng Sewang.
"Setelah mendapat laporan diaplikasi Sahabat Lacak, kita langsung koordinasi dengan Korcam Parangloe turun melakukan assessment," ujar Koordinator Lacak Centre Kabupaten Gowa, Isra Daeng Serang.
Ia menyampaikan, berdasar hasil assessment itu, Lacak kemudian akan menindaklanjuti dengan intervensi bantuan bagi Daeng Sewang.
"Nantinya Lacak akan turun kembali bersama Baznas memberikan bantuan," katanya.
Selain Lacak, sinyal bantuan juga akan disalurkan oleh pemerintah setempat. Camat Parangloe, Muh Basir Asri mengatakan pihaknya bakal memberikan bantuan material seng yang baru untuk rumah Daeng Sewang.
"Saya sudah perintahkan Lurah Lanna agar membelikan seng. Aman mi itu," ujar Basir Asri.
Selain bantuan seng, bekas Lurah Mangngalli, Kecamatan Pallangga itu juga akan membangunkan WC di rumah Daeng Sewang. Tak sampai disitu saja. Basir mengaku akan mengusulkan bantuan bagi Daeng Sewang ke Baznas Kabupaten Gowa.
"Kita juga akan bangunkan WC. Termasuk mengusulkan bantuan ke pihak Baznas," tandasnya.
Kata Basir, sebetulnya Daeng Sewang pernah diusulkan mendapatkan bantuan bedah rumah ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gowa. Akan tetapi dianggap tak bersyarat mendapatkan bantuan dengan alasan rumah yang ditempati bukan lahan milik Daeng Sewang.