" Hasil Muswil telah membentuk Tim 5. Tim inilah yang akan mengatur proses musyawarah cabang yang dibagi dalam enam zona,” ujar Deng Ical.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Muscab dijadwalkan berlangsung mulai 28 Maret hingga 20 April. Tugas utama Tim 5 memastikan proses berjalan sesuai mekanisme serta mendorong konsolidasi di daerah.
Menurut Deng Ical, mekanisme pelaksanaan sepenuhnya menjadi kewenangan DPP untuk memfinalisasi.
Deng Ical juga mengingatkan seluruh pengurus untuk mulai bekerja secara maksimal sejak sekarang. Ia menekankan pentingnya konsolidasi dan penguatan struktur partai sebagai persiapan menghadapi agenda politik ke depan.
“Mulai sekarang kita bekerja. Semua pengurus harus memaksimalkan kerja-kerja partai, seolah-olah pemilu berlangsung besok,” tegasnya.
Senada, Wakil Ketua sekaligus Juru Bicara PKB Sulawesi Selatan, Wawan Mattaliu, menegaskan pembentukan Tim 5 dilakukan secara independen tanpa melibatkan unsur ketua, bendahara, maupun sekretaris dalam struktur kepengurusan.
“Pekerjaan Tim 5 ini akan dilaporkan ke DPW. Pembentukan tim ini tidak ada unsur ketua, bendahara, dan sekretaris yang terlibat,” ujarnya.
Selain itu, Wawan menegaskan bahwa PKB membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk bergabung. Ia menyebut PKB sebagai rumah besar bagi para aktivis di Sulawesi Selatan.
“Ini adalah rekrutmen terbuka. Siapa saja boleh datang, siapa saja punya hak untuk terlibat di PKB. Mungkin kantor PKB adalah rumah aktivis paling terbesar di Sulawesi Selatan,” tegasnya.
PKB, kata dia, mengundang para aktivis dan tokoh masyarakat untuk ikut berkontribusi membesarkan partai. Ia memastikan partai akan mendorong figur-figur yang memiliki potensi dan kapasitas untuk berkembang.
“Kami mengundang aktivis untuk datang ke PKB. PKB akan mendorong orang-orang yang potensinya lebih dari cukup,” tambahnya.
Wawan juga mengungkapkan, bahwa setiap dukungan suara ke PKB akan investasi ke isu lingkungan.
“Setiap suara itu akan dikonversi menjadi pohon. Jadi PKB akan tanam pohon,” pungkasnya.