Bapenda Makassar Perkuat Pengawasan Pajak, Awal 2026 Surplus Rp30 Miliar

Jumat 13-03-2026,14:18 WIB
Reporter : Fuad
Editor : Muh. Seilessy

DISWAY, SULSEL - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar terus mengintensifkan pengawasan terhadap wajib pajak yang dinilai kurang patuh dalam memenuhi kewajibannya. Dalam hampir satu bulan terakhir, Bapenda bersama DPRD Kota Makassar, khususnya Komisi B, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah tempat usaha.

 

Kepala Bapenda Kota Makassar,  Andi Asminullah , mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan para wajib pajak di Kota Makassar.

 

“Selama hampir satu bulan terakhir ini kami bekerja sama dengan teman-teman di DPRD, khususnya Komisi B, untuk turun langsung melakukan sidak. Kami juga telah memanggil sejumlah wajib pajak yang selama ini kami nilai kurang patuh,” ujar Andi Asminullah.

 

Ia menjelaskan, dalam upaya tersebut Bapenda tidak hanya melibatkan pihak legislatif, tetapi juga tengah menjajaki kerja sama dengan aparat penegak hukum (APH).

 

Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat langkah pemerintah dalam meningkatkan kepatuhan pajak.

 

“Saat ini kami juga sedang menjajaki kerja sama dengan aparat penegak hukum. Rencananya hari ini kami akan mengadakan pertemuan dengan teman-teman dari Kejaksaan Negeri untuk membahas kemungkinan pendampingan hukum,” katanya.

 

Pendampingan hukum dari pihak kejaksaan diharapkan dapat membantu Bapenda dalam melakukan pengawasan serta penegakan aturan bagi wajib pajak yang tidak patuh.

 

“Kami berharap bisa menjalin kerja sama dalam bentuk pendampingan hukum. Intinya, kami melibatkan berbagai sektor untuk mengoptimalkan peningkatan kepatuhan wajib pajak di Makassar,” jelasnya.

 

Andi menegaskan, langkah tersebut pada akhirnya bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar.

 

“Tentu saja, arah utamanya adalah peningkatan PAD,” tegasnya.

 

Dari berbagai upaya yang dilakukan Bapenda dan DPRD tersebut menghasilkan hasil positif, Andi Asminullah menyampaikan bahwa capaian pendapatan daerah pada awal tahun 2026 menunjukkan tren yang cukup positif dibandingkan tahun sebelumnya.

 

Pada Januari 2026, Bapenda Makassar mencatat surplus pendapatan hampir  Rp30 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara pada Februari, surplus pendapatan kembali tercatat sekitar  Rp2 miliar lebih .

 

“Alhamdulillah progres pendapatan di awal tahun ini cukup positif. Pada bulan Januari kemarin kami mencatat surplus hampir Rp30 miliar dibandingkan Januari tahun lalu, dan pada Februari juga ada surplus sekitar Rp2 miliar lebih,” ungkapnya.

 

Meski demikian, pihaknya tetap akan memantau perkembangan pendapatan daerah pada Maret 2026. Pasalnya, pada bulan tersebut terdapat sejumlah hari libur yang berpotensi mempengaruhi aktivitas ekonomi.

 

“Untuk bulan Maret ini akan terus kami pantau. Memang ada banyak hari libur yang kemungkinan mempengaruhi progres pendapatan, tetapi secara keseluruhan capaiannya masih sangat baik dibandingkan tahun sebelumnya,” jelasnya.

 

Andi menambahkan, kegiatan sidak yang dilakukan bersama DPRD merupakan salah satu strategi penting untuk menjaga tren positif penerimaan daerah.

 

“Upaya sidak yang kami lakukan ini merupakan salah satu strategi kunci untuk terus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kota Makassar,” pungkasnya.

Kategori :