Legislator Makassar Umiyati Kritik Sidak Mendadak Bependa: Harus Ada Pemberitahuan

Rabu 01-04-2026,16:13 WIB
Reporter : Fuad
Editor : Muh. Seilessy

DISWAY, SULSEL — Anggota Komisi B DPRD Makassar, Umiyati, mengimbau agar kegiatan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pelaku usaha dilakukan secara komunikatif dan tetap mengedepankan prinsip kemitraan. 

 

Hal tersebut disampaikan pada saat rapat Monitoring Evaluasi bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar

 

Dalam sebuah pernyataan terkait mekanisme pengawasan lapangan oleh pihak terkait. Ia menekankan pentingnya koordinasi sebelum tim turun langsung ke lokasi usaha.

 

“Jika akan mengadakan sidak ke salah satu tempat usaha, saya mohon agar terlebih dahulu melakukan konfirmasi kepada pemilik usaha sebelum anggota turun ke lapangan,” ujar Umiyati.

 

Menurutnya, komunikasi awal tersebut penting agar tidak menimbulkan kesalahpahaman antara petugas dan pelaku usaha. Selain itu, pendekatan yang dilakukan juga harus mencerminkan hubungan kemitraan yang saling mendukung.

 

“Kita ini berada dalam posisi sebagai mitra. Karena itu, pendekatan yang dilakukan sebaiknya tetap menjaga hubungan baik dan saling mendukung,” jelasnya.

 

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang dilakukannya sidak. Namun, proses tersebut perlu dilakukan dengan cara yang lebih humanis dan profesional.

 

“Tidak ada masalah jika ingin datang ke tempat usaha, tetapi sebaiknya konfirmasi terlebih dahulu agar ada pemberitahuan sebelumnya,” tambahnya.

 

Umiyati juga menyebut bahwa pemberitahuan awal dapat memberi kesempatan kepada pelaku usaha untuk mempersiapkan diri menyambut kedatangan tim, meskipun dalam konteks yang sederhana.

 

“Siapa tahu pihak usaha bisa menyiapkan penyambutan sederhana, seperti menyediakan konsumsi ringan atau minuman,” katanya.

 

Ia berharap ke depan, pola komunikasi seperti ini dapat meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha, sekaligus menciptakan suasana pengawasan yang lebih kondusif.

Kategori :