Setelah tertinggal, Jepang sempat kesulitan keluar dari tekanan Belanda. Namun secara mengejutkan mereka mampu menyamakan skor pada menit ke-57. Dimulai dari Takefusa Kubo memberikan bola kepada Nakamura di luar kotak penalti.
Nakamura kemudian melepaskan tembakan rendah yang sempat mengenai Jan Paul van Hecke sebelum masuk ke gawang Verbruggen. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1.
Kebangkitan Jepang ternyata tidak berlangsung lama. Belanda kembali unggul pada menit ke-64 lewat gol indah Crysencio Summerville.
Ryan Gravenberch kembali menjadi kreator setelah memberikan umpan kepada Summerville di tepi kotak penalti. Winger itu lalu melepaskan tendangan melengkung kaki kiri yang tidak mampu dijangkau Suzuki.
Pertandingan semakin terbuka setelah gol tersebut. Jepang mencoba meningkatkan intensitas serangan dan hampir mencetak gol melalui tendangan Yukinari Sugawara pada menit ke-80, tetapi Verbruggen masih mampu mengamankan bola dengan mudah.
Belanda sebenarnya terlihat mulai nyaman mempertahankan keunggulan memasuki menit-menit akhir. Koeman bahkan menarik Ryan Gravenverch dan Cody Gakpo, dua kreator lini depan mereka
Sebaliknya, ia memasukkan Nathan Ake Teun Koopmeiners untuk memperkuat lini belakang. Namun keputusan itu justru membuat Jepang semakin berani menekan.
Tekanan Jepang akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-88. Junya Ito mengirim sepak pojok berbahaya ke dalam kotak penalti Belanda.
Koki Ogawa berhasil memenangkan duel udara dan menyundul bola ke arah Daichi Kamada. Gelandang Crystal Palace itu kemudian menyundul bola masuk ke gawang untuk membuat skor kembali imbang 2-2.
Gol tersebut membuat suasana stadion berubah drastis. Jepang jadi makin menekan pada sisa pertandingan. Dan bahkan terlihat lebih berpeluang mencetak gol kemenangan dibanding Belanda.
Sementara itu, tim Oranje mencoba kembali menyerang pada masa injury time. Dumfries mengirim umpan silang ke arah Koopmeiners, tetapi sundulannya melambung di atas mistar.
Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Ismail Elfath, skor 2-2 tetap bertahan. Belanda gagal mempertahankan keunggulan dua kali dalam pertandingan ini, sementara Jepang berhasil menunjukkan mental kuat dengan dua kali menyamakan kedudukan.(rus)