GOWA, HARIAN DISWAY---- Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka berperan krusial dalam mensukseskan pelaksanaan upacara detik-detik proklamasi RI pada tanggal 17 Agustus.
Kesiapan fisik dan kematangan mental merupakan hal utama sehingga Paskibraka dapat menjalankan tugasnya mengibarkan Merah Putih di atas angkasa pada Hari Kemerdekaan.
Demikian ditekankan oleh Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin saat membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Paskibraka Kabupaten Gowa Tahun 2026, Jumat (31/7/2026).
Diklat Calon Paskibraka Gowa itu berlangsung selama 16 hari. Kata Wabup DM, dalam diklat dua pekan tersebut, calon Paskibraka tidak hanya berfokus pada latihan baris-berbaris maupun persiapan teknis pengibaran bendera.
Tapi lebih dari itu, menjadi wadah untuk pembentukan karakter dan pematangan mental yang tangguh dalam diri calon Paskibraka sehungga mampu bekerja sama, serta memiliki rasa cinta tanah air yang kuat.
"Diklat ini menjadi momentum pembentukan karakter, kesiapan fisik dan mematangkan mental para calon Paskibraka Gowa yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang," ujar Wabup DM.
Menurut Darmawangsyah, Bendera Merah Putih yang nantinya dikibarkan merupakan simbol perjuangan para pahlawan dan harapan seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, setiap gerakan dan sikap yang ditunjukkan para peserta harus mencerminkan penghormatan kepada bangsa dan negara.
Karen itu, suami Andi Tenri Indah itu juga mengingatkan calon Paskibraka agar mengikuti setiap arahan pembina dan pelatih dengan sungguh-sungguh serta menjadikan setiap tantangan selama pelatihan sebagai bagian dari proses pembelajaran.
"Keberhasilan bukan ditentukan oleh siapa yang paling hebat, tetapi oleh siapa yang paling disiplin, paling konsisten, dan mampu menjaga komitmen terhadap tugas yang diemban," tegasnya
DM memberi motivasi kepada calon Paskibraka Gowa yang berhasil lolos melalui proses seleksi. Menurutnya, keberhasilan menjadi calon Paskibraka bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal untuk membentuk pribadi yang disiplin, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
"Menjadi Paskibraka merupakan sebuah kehormatan yang tidak dimiliki semua pelajar. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini dengan menunjukkan dedikasi, semangat, dan tanggung jawab yang tinggi," seru Wabup DM.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gowa, Andry Mauritz, mengingatkan seluruh calon Paskibraka untuk menjaga kondisi fisik selama mengikuti Diklat.
Bekas Kadispora Gowa itu menegaskan, stamina prima, kesehatan yang terjaga, dan kedisiplinan merupakan kunci utama agar seluruh rangkaian Diklat dapat dijalani secara maksimal.
"Kami terus mengingatkan adik-adik Paskibraka agar menjaga kesehatan, mengatur stamina, dan mengutamakan kedisiplinan dalam setiap sesi latihan. Dengan kondisi fisik yang baik dan disiplin yang tinggi, mereka akan mampu menjalankan tugas pengibaran Bendera Merah Putih pada 17 Agustus mendatang dengan optimal," ungkap Andry Mauritz.
Adapun materi dan porsi latihan yang diberikan pada tahun ini, tambah Andry secara umum tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya.