DISWAY, SULSEL — Center for Information Development Studies (CIDES) ICMI Orwil Sulawesi Selatan menawarkan dukungan riset dan kajian berbasis data kepada Pemerintah Kota Makassar untuk memperkuat perumusan sekaligus mengukur dampak kebijakan pembangunan daerah.
Tawaran tersebut disampaikan Ketua Dewan Pakar CIDES ICMI Orwil Sulsel, Prof. Dr. Abd. Hamid Paddu, saat bertemu Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Balai Kota Makassar, Selasa (18/8/2026).
Pertemuan itu membahas sejumlah isu strategis pembangunan Kota Makassar, termasuk kemiskinan dan ketimpangan, dampak Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta kesesuaian pendidikan dengan kebutuhan tenaga kerja.
Prof. Hamid mengatakan, CIDES siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong penerapan evidence-based policy atau kebijakan berbasis bukti.
“Bagaimana kebijakan ini berbasis fakta, data yang sudah diteliti dan dikaji. Ujungnya, ketika kebijakan dibuat, hasilnya bisa terukur,” kata Hamid.
Menurut dia, kebijakan pemerintah tidak cukup hanya disusun berdasarkan asumsi. Data dan hasil penelitian diperlukan sejak tahap perumusan hingga evaluasi untuk mengetahui dampak kebijakan terhadap masyarakat.
“Kami dari CIDES akan membantu di awal berbasis data kebijakan itu, kemudian mengukur hasilnya dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Kaji Kemiskinan dan Ketimpangan