Terima KKDB, Appi Tekankan Kolaborasi Tangani Sampah dari Rumah

Jumat 21-08-2026,14:49 WIB
Reporter : Fuad
Editor : Muh. Seilessy

Karena itu, perubahan perilaku membutuhkan edukasi dan pemahaman yang dilakukan secara berkelanjutan.

 

“Banyak sekali yang skeptis karena kita mengubah perilaku, mengubah habit yang seperti itu. Ada yang mau stay dengan sistem yang lama, sementara kita harus mendorong bagaimana proses pemilahan ini bisa berjalan,” jelasnya.

 

Ia mengakui sistem pengelolaan sampah yang sedang diterapkan pemerintah belum sepenuhnya sempurna. Meski demikian, perubahan harus tetap dilakukan karena kondisi persampahan Makassar membutuhkan sistem yang lebih baik.

 

“Ini memang tidak sempurna, tapi ke depan kita akan membangun sebuah sistem yang lebih baik lagi,” ujarnya.

 

Munafri menegaskan, TPA tidak lagi dapat menjadi satu-satunya tumpuan dalam menangani sampah. Volume sampah yang terus meningkat membuat penanganan harus diperkuat sejak dari sumber.

 

“Karena kondisi tidak memungkinkan lagi ada penumpukan sampah secara bersamaan ke TPA. Sehingga memang yang harus diselesaikan itu adalah di hilir,” tuturnya.

 

Selain mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA, Munafri ingin pengelolaan sampah dikembangkan menjadi kegiatan yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

 

“Nah, sekarang kita masuk ke dalam era untuk mengubah sampah menjadi uang,” tegasnya.

 

Kategori :