“Generasi Peduli Lingkungan.”
Semuanya terdengar indah.
Baliho dapat dicetak. Spanduk dapat dipasang. Seremoni dapat dilaksanakan. Foto dapat diunggah.
Namun, setelah acara selesai, sampah konsumsi tetap harus dikelola.
Di sinilah dua tong sampah sering kali lebih jujur daripada seribu slogan.
Sebab, dua tong memaksa kita memilih.
Organik atau anorganik?
Dapat didaur ulang atau menjadi residu?