Seseorang dapat berpidato tentang masa depan generasi muda, tetapi membiarkan sungai di belakang rumah menjadi tempat pembuangan sampah.
Ironis? Tentu.
Namun, persoalannya bukan pada kurangnya slogan. Persoalannya adalah jarak antara apa yang kita katakan dan apa yang kita lakukan.
Kita terlalu pandai berbicara tentang masa depan, tetapi sering kali enggan mengurus sampah hari ini.
Dua Tong Sampah Lebih Jujur daripada Seribu Baliho
Kita menyukai slogan.
“Kota Bersih.”
“Makassar Hijau.”