DPRD Kota Makassar
PEMKOT MAKASSAR

Program IZD, Ketum PKK Pusat Sebut Gowa Terbaik Nasional

Program IZD, Ketum PKK Pusat Sebut Gowa Terbaik Nasional

IZD--- Ketum TP PKK Pisat, Tri Tito Karnavian saat melakukan monev program IZD di Rujab Bupati Gowa, Selasa (5/5/2026)--

GOWA, HARIAN DISWAY---- Imunisasi Zero Dose (IZD) di kabupaten Gowa melebihi target nasional. Pencapaiannya berada di angka 101,6 persen atau menyasar 5.881 anak per 18 April 2026.

Ketua Umum (Ketum) TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian mengapresiasi pencapaian IZD kabupaten Gowa. Isteri Mendagri, Tito Karnavian itu menilai Gowa terbaik dalam pencapaian IZD secara nasional.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Gowa diberikan penghargaan atas capaiannya dalam pelaksanaan IZD

“Zero dose merupakan kondisi anak yang belum pernah menerima imunisasi sama sekali, sehingga penanganannya menjadi tanggung jawab bersama. keberhasilan 101 persen lebih adalah kerja tim. Dari sejumlah provinsi yang kami kunjungi, Kabupaten Gowa Sulsel terbaik. Ini bukan hal mudah, karena di balik angka ada anak-anak yang masa depannya harus kita jaga,” ujar Tri Tito di sela kunjungan Monitoring dan Evaluasi Imunisasi Zero Dose Provinsi Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Kabupaten Gowa, Selasa (5/5/2026).

Tri Tito juga memuji strategi Pemkab Gowa yang melakukan pendekatan by name by address. Menurutnya, pendekatan by name by addres dinilai efektif dalam menjangkau anak-anak yang belum diimunisasi secara langsung.

“Kami juga bahagia Gowa menyasar by name by addres agar anak benar-benar terlayani. Imunisasi adalah perlindungan awal untuk membangun generasi yang sehat dan berkualitas,” tambahnya.

Ia pun berharap praktik baik ini dapat menjadi contoh bagi seluruh daerah di Indonesia, sekaligus mendorong penguatan peran PKK dalam berbagai program kesehatan, termasuk penanganan TBC dan penyakit menular lainnya.

“Ini proyek harus menjadi contoh atau praktek baik diseluruh PKK se-Indonesia dan kita akan beri penghargaan,” ungkap Tri Tito.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mngungkapkan dari arahan capaian awal IZD sebesar 50 persen atau sekitar 2.894 anak. Namun dengan pendekatan kolaboratif lintas sektor, Gowa mampu menargetkan capaian maksimal 100 persen bahkan melebih target hingga 101,6 persen pada pertengahan bulan April 2026..

“Alhamdulillah, per 18 April 2026, capaian imunisasi anak di Kabupaten Gowa telah mencapai 5.881 anak atau 101,60 persen. Sementara input pada aplikasi ASIK tercatat sebanyak 5.985 anak atau 101,8 persen,” ungkapnya.

Meskipun tantangan di lapangan cukup besar, kata dia, tetapi intervensi yang tepat dan terukur mampu menghasilkan hasil signifikan.

Tak hanya itu, berbagai langkah strategis telah dilakukan Pemkab Gowa. Di antaranya penguatan pendataan berbasis by name by address, mobilisasi Kader Posyandu dan TP PKK hingga tingkat desa dan Dasawisma, pendekatan jemput bola dengan mendatangi langsung rumah sasaran dan edukasi kepada masyarakat terus diperkuat untuk meluruskan berbagai persepsi yang keliru terkait imunisasi.

“Tantangan utama saat ini bukan lagi pada akses layanan, tetapi pada persepsi dan kepercayaan masyarakat. Karena itu, peran TP PKK, tokoh masyarakat, dan tokoh agama sangat penting dalam membangun kesadaran kolektif,” jelasnya.

Bupati perempuan itu optimis, dengan kolaborasi lintas sektor, target penurunan zero dose di Kabupaten Gowa dapat dicapai secara signifikan hingga menuju eliminasi.

Sumber: