DPRD Kota Makassar
PEMKOT MAKASSAR

Makassar Jadi Pilot Project, Digitalisasi Bansos Mulai Dipercepat, Libatkan 6.032 Agen Perlinsos

Makassar Jadi Pilot Project, Digitalisasi Bansos Mulai Dipercepat, Libatkan 6.032 Agen Perlinsos

Kota Makassar menjadi salah satu daerah percontohan nasional dalam penguatan sistem perlindungan sosial (Perlinsos) berbasis digital. Melalui Gerakan Nasional Peduli Tetangga, pemerintah mempercepat pembenahan data dan memperluas jangkauan bantuan sosial --

Gus Ipul mencontohkan kasus warga yang seharusnya berhak menerima bansos, tetapi justru tertolak oleh sistem akibat penyalahgunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

 

Setelah ditelusuri, NIK warga tersebut diduga digunakan pihak lain untuk melakukan transaksi kepemilikan mobil, tanah, hingga mendirikan perusahaan. Akibatnya, data yang terhubung dengan identitas tersebut memunculkan informasi yang tidak mencerminkan kondisi ekonomi pemilik NIK sebenarnya.

 

Kasus tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi dalam pembenahan data sekaligus pengingat bagi masyarakat untuk menjaga dokumen kependudukan.

 

Pemerintah Targetkan 50 Persen Penduduk Masuk Sistem Perlinsos

 

Dalam pelaksanaan program nasional ini, pemerintah menargetkan sedikitnya 50 persen penduduk Indonesia telah masuk dalam sistem digital Perlinsos hingga Desember 2026.

 

Gus Ipul mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Makassar yang memfasilitasi peluncuran gerakan tersebut sekaligus melibatkan seluruh ketua RT dan RW.

 

Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting karena seluruh pengurus lingkungan di Makassar dikumpulkan untuk mendukung percepatan program perlindungan sosial berbasis digital.

 

“Pemerintah menargetkan sedikitnya 50 persen penduduk Indonesia telah masuk dalam sistem digital Perlinsos hingga Desember 2026,” ungkapnya.

Sumber: