Tamangapa dan Jalan Panjang Keadilan Ekologis Makassar

Kamis 20-08-2026,11:45 WIB
Oleh: Fuad

Jalan tersebut mungkin terlihat murah.

 

Namun, sebenarnya mahal.

 

Biayanya dibayar melalui pencemaran, risiko kesehatan, kebakaran, emisi gas rumah kaca, lindi, biaya transportasi, hilangnya material ekonomi, dan menurunnya kualitas lingkungan kota.

 

Jalan kedua memang jauh lebih sulit.

 

Sampah dipilah sejak rumah. Sampah organik dikelola dari sumber. Material bernilai masuk rantai daur ulang. Pemulung ditransformasikan menjadi pekerja sirkular. Armada swasta diformalkan. TPS3R dan bank sampah diperkuat. Industri daur ulang memperoleh pasokan material. TPA hanya menerima residu.

 

Pemerintah tidak sekadar menjadi pengangkut sampah, tetapi menjadi regulator, fasilitator, sekaligus penghubung dalam ekosistem ekonomi sirkular.

 

Jalan kedua membutuhkan investasi.

 

Namun, pembangunan berkelanjutan memang tidak pernah gratis.

 

Kategori :