Oleh: Mashud Azikin
DISWAY, SULSEL -Sebuah buku yang dirancang untuk mengajarkan anak-anak mencintai lingkungan justru menghadirkan pelajaran penting bagi orang dewasa: jangan mengubah sesuatu yang bersifat pilihan menjadi kewajiban, apalagi dengan mengatasnamakan pejabat atau pemerintah.
Itulah yang membuat buku Jelajah Hijau di Pantai Losari menarik untuk dilihat lebih jauh.
Buku tersebut dirancang sebagai media edukasi lingkungan bagi anak-anak. Ceritanya mengajak mereka mengenal Pantai Losari, memahami pentingnya kebersihan, serta menumbuhkan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Sebuah ikhtiar sederhana untuk menanamkan kesadaran ekologis sejak dini.
Namun, ketika muncul kabar bahwa buku tersebut seolah-olah wajib dibeli oleh sekolah, persoalannya tidak lagi sekadar menyangkut sebuah buku.
Persoalannya menyentuh sesuatu yang jauh lebih penting: kepercayaan publik.
Bunda PAUD Kota Makassar sekaligus Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, kemudian memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa buku tersebut merupakan media edukasi publik dan tidak boleh dibebankan kepada siswa, orang tua, maupun sekolah.