Karena itu, politik persampahan harus bergeser dari sekadar mengurus sampah yang sudah ada menjadi mencegah sampah yang sejak awal tidak perlu muncul atau tidak perlu dikirim ke hilir.
Politik Akses
Pada titik ini, persoalan persampahan berubah menjadi persoalan politik.
Siapa yang memiliki akses terhadap fasilitas pengelolaan sampah?
Siapa yang memperoleh informasi?
Siapa yang mendapatkan layanan pengangkutan yang baik?
Siapa yang memiliki ruang untuk mengolah sampah?
Dan siapa yang paling dekat dengan dampak ketika sistem gagal?