Meski demikian, ia mengaku tidak mengetahui alasan di balik permintaan tersebut.
Menurutnya, para kepala sekolah siap menerima pergantian jabatan apabila menjadi kebijakan pemerintah, namun tidak sepakat jika harus lebih dahulu mengajukan pengunduran diri.
“Teman-teman kepsek siap semua diganti, tapi jangan ada pengunduran diri, langsung ganti saja,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Najamuddin, membantah adanya intervensi maupun perintah kepada kepala SMA dan SMK Negeri untuk mengundurkan diri.
Ia menegaskan bahwa setiap surat pengunduran diri merupakan keputusan pribadi kepala sekolah yang bersangkutan.
“Kalau ada kepsek yang mundur, itu berarti atas permintaan sendiri karena mereka sendiri yang membuat surat pengunduran,” kata Iqbal.
Ia mengaku belum mengetahui secara rinci alasan para kepala sekolah mengajukan pengunduran diri. Namun, menurutnya, setiap surat yang masuk pasti memuat alasan pengunduran diri.
“Kalau ada yang mundur nanti kami cek surat pengundurannya, karena pasti ada alasan yang dituangkan dalam suratnya,” ujarnya.