Bapenda Makassar Catatkan PAD Tertinggi dengan Capaian Rp1,9 T
--
"Target PAD tahun depan sekitar Rp2,38 triliun. Angka ini meningkat cukup signifikan, sekitar Rp200 miliar lebih, sehingga semua jenis pajak harus kita maksimalkan untuk menutupi kekurangan dana transfer," tegasnya.
Khusus sektor pajak reklame, Andi Asminullah menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar dalam beberapa tahun terakhir menerapkan kebijakan moratorium.
Namun, pada tahun 2026 mendatang, penataan reklame akan mulai dilakukan secara bertahap. Sesnagkan, untuk reklame, selama beberapa tahun terakhir pihaknya menerapkan moratorium.
"Di tahun 2026, kami akan mulai melakukan penataan reklame. Bapenda sudah menganggarkan penataan tersebut dengan tetap bekerja sama dengan semua unsur terkait," jelasnya lagi.
Ia menambahkan bahwa meskipun kewenangan perizinan reklame saat ini berada di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Bapenda akan terus berkoordinasi guna memastikan penataan reklame berjalan optimal dan mampu meningkatkan PAD.
"Reklame ini bukan hanya soal pendapatan, tetapi juga menyangkut wajah kota. Oleh karena itu, penataan menjadi prioritas agar pendapatan optimal dan estetika kota tetap terjaga," akuinya.
Pada kesempatan ini, Andi Asminullah, membeberkan strategi pemerintah daerah dalam menangani tunggakan pajak yang telah berlangsung lebih dari satu tahun.
Sumber:

