DPRD Kota Makassar
PEMKOT MAKASSAR

Socio-technopreneurship, Resolusi Tahun Baru

Socio-technopreneurship, Resolusi Tahun Baru

--

Socio-technopreneurship mengajak untuk melihat ekonomi bukan sekadar sebagai mesin produksi tetapi sebagai sistem sosial yang sarat nilai dan pilihan moral. Dalam kerangka ini, teknologi tidak netral. Arah pemanfaatannya ditentukan oleh nilai yang dianut sebagai masyarakat.

Pertanyaan yang perlu diajukan bukan lagi apakah socio-technopreneurship mungkin diwujudkan, melainkan apakah para akademisi memiliki keberanian untuk menjadikannya arus utama pembangunan ekonomi. Teknologi akan terus berkembang, dengan atau tanpa kesiapan para pihak. 

Namun, arah pemanfaatannya—apakah untuk mempercepat akumulasi keuntungan segelintir pihak atau untuk memperluas kesejahteraan bersama—ditentukan oleh pilihan kolektif. Oleh karena itu pertumbuhan ekonomi tanpa keadilan sosial bukanlah kemajuan, melainkan penundaan krisis. 

Jika ekonomi digital hanya membuat pihak tertentu lebih cepat dan lebih besar tetapi tidak lebih adil dan lebih bermakna, maka sesungguhnya masyarakat dan bangsa ini sedang bergerak ke arah yang keliru. Socio-technopreneurship menawarkan jalan lain—jalan yang menempatkan teknologi, bisnis, dan kemanusiaan dalam satu tarikan napas. 

Pertanyaannya kini bukan apakah jalan itu tersedia, melainkan apakah berani memilihnya. Cukuplah, Aceh dan sekitarnya yang menjadi bukti atas kerakusan para pelaku bisnis yang hanya mengedepankan keuntungan ekonomi dan abai terhadap benefit yang lebih besar dan memberikan jaminan keberlanjutan negara dan bangsa. ***

Sumber: