Makassar -Maniwa Jepang Jajaki Kerja Sama Penanganan Limbah dan Air Bersih

<strong>diswaysulsel.com, MAKASSAR</strong> - Pemerintah Kota Makasar dan Kota Maniwa, Jepang saat ini tengah menjajaki kerja sama terkait pengelolaan limbah dan air bersih. Pihak Kota Maniwa Jepang bahkan telah bertemu dengan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra untuk melakukan audiens, beberapa waktu lalu. Pertemuan itu turut dihadiri langsung dari Nationwide General Waste Environmental Improvment Cooperative Association, Board of Directors Business Promotion Subcommitte Chairman, Hitoho Maki. Pada pertemuan tersebut, Kota Maniwa Jepang menawarkan penjajakan kerja sama kepada Pemerintah Kota Makassar terkait pengelolaan limbah dan air bersih. Firman Pagarra mengatakan, tak hanya pengelolaan limbah, ada juga beberapa program lainnya yang bertema Low Carbon City. "Tentu saja ini menjadi sangat menarik kami menyambut baik apa yang disampaikan oleh pihak Yachiyo Grup dari Kota Maniwa di Jepang,” ucap Firman. Dia mengatakan, tawaran penjajakan kerja sama ini sejalan dengan visi misi dan program-program strategis Pemerintah Kota Makassar yang juga sangat bersentuhan dengan apa yang disampaikan seperti Makassar low carbon City. Rencana kerja sama ini menjadi perhatian Pemkot Makassar. "Kami melakukan penjajakan kerja sama ini melalui subtitusi baik itu melalui Unhas tentunya karena pilot proyek ini juga diinisiasi oleh Unhas,” tuturnya. Kota Makassar pun menjadi salah satu kota yang dianggap konsen mewujudkan kota Zero Carbon selain kota Bandung dan Denpasar untuk penjajakan kerjasama ini. Dia mengungkapkan langkah selanjutnya yaitu membahas dengan lingkup internalnya dan akan secepatnya membuat letter of administrasi atau berupa poin-poin kerja sama. "Kita membahas terlebih dahulu. Karena untuk bekerja sama banyak hal yang harus dilengkapi dan diperhitungkan. Daya pikir ini konsep pengelolaan limbah yang bagus. Kita akan mengadakan rapat selanjutnya,” pungkas Firman. Pada kesempatan itu, Firman Pagarra didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Zuhaelsi Zubir; Kepala Bappeda, Andi Zulkifli; Kepala Bagian Kerja Sama, Andi Zulfitra Dianta dan Kepala Bagian Hukum, Izhar. (*)
Sumber: